Resist Info
Resist Info adalah newsletter yang diterbitkan Resist Book secara berkala. Rubrik-rubrik utama di dalamnya adalah tulisan depan, kotaknya editor, dan resensi buku (silakan klik untuk membaca setiap edisi). Bila ada review kegiatan, Anda juga dapat membacanya di sini. Dalam Resist Info versi cetak, termuat pula agenda kegiatan dan informasi produk baru. Resist Info versi cetak dapat diperoleh dalam kegiatan-kegiatan Komunitas Baca Resist Book.
- Newsletter 0/2008
- Newsletter 21/2007
-
Aku Bertemu Presiden Soekarno
Malam itu aku baru saja mau pulang. Laptop dan beberapa berkas sedang kumasukkan dalam tas. Siraman lampu ruangan kumatikan. AC yang terletak di sudut kuturunkan suhunya. Gigitan hawa dingin mulai berkurang. Aku menengok sebentar ke jendela.
-
Aku Bertemu Presiden Soekarno
- Newsletter 20/2007
-
Surga Amerika Latin
Di negeri Kuba hiduplah Fidel Castro. Tua tetapi pemberani. Dihormati dan sekaligus ditakuti. Dipimpinnya Kuba dengan cara menakjubkan. Sosialisme yang dihina, dicerca dan dianggap tak masuk akal ternyata dapat bertahan di sana.
-
Surga Amerika Latin
- Newsletter 19/2007
-
Saatnya Bergerak
Kesedihan apa lagi yang harus kita tanggung setelah puluhan bencana memukul kita dengan hebat. Kecelekaan yang menewaskan nyawa ratusan orang bukan hanya membuat kita sedih tapi frustasi. Kita tidak saja kurang percaya dengan keselamatan angkutan tapi juga mulai bertanya, siapa yang kemudian patut dituntut tanggung jawab.
-
Saatnya Bergerak
- Newsletter 18/2006
-
Sritua Arief dalam Kenangan
Sepeda motor itu masih saya simpan di rumah. Warnanya sudah terlampau kusam dengan mesin yang sudah agak karatan. Di sana-sini ada goresan yang mengingatkan saya akan perjalanan panjang yang sudah ditempuh.
-
Sritua Arief dalam Kenangan
- Newsletter 17/2006
-
Kaum Pergerakan, Lakukan Perlawanan!
Bencana ternyata tak bisa dihentikan. Ribuan penduduk kini menetap di tenda-tenda. Ada beberapa orang yang memutuskan mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
-
Kaum Pergerakan, Lakukan Perlawanan!
- Newsletter 16/2006
-
Surat dari Tanah yang Luka
Kepada Yth. Bapak Penguasa. Saya ingin berkisah, tolong didengarkan: Pagi itu udara berhembus seperti biasa. Beberapa orang sedang menanam padi di sawah. Ibu-ibu sedang menawar dan membuka jualan. Saya sedang menuju ke rumah setelah perjalanan panjang dari Bandung.
-
Surat dari Tanah yang Luka
- Newsletter 15/2006
-
Tindas Rakyat Lewat Iklan!
Saatnya kini untuk menyatakan, ber-iklan itu penting! Bukan agar jualan anda laku, tapi juga kebijakan publik yang ditetapkan itu bisa diterima. Masyarakat yang kritis bisa berubah jadi tolol kalau kalian membuat iklan yang simpatik dan jenaka.
-
Tindas Rakyat Lewat Iklan!
- Newsletter 14/2006
-
Akulah Pembunuh Orang PKI (Memoar Seorang Algojo)
Jangan dikira aku takut pada pengusutan atau penegakan keadilan. Perbuatanku pada masa lalu, bukan hanya menjadi kenangan tapi juga bayangan yang masih tegak berdiri. Aku tidak diburu oleh kesalahan melainkan merasa ditantang untuk kembali ke masa lampau.
-
Akulah Pembunuh Orang PKI (Memoar Seorang Algojo)
- Newsletter 13/2005
-
Untuk Apa Memaafkanmu
Sudah waktunya aku harus berterus terang. Kami tak bisa lagi berdiam diri ketika kau habisi semua yang kami punya. Pendapatan kami yang pas-pasan sudah tak lagi bisa menyokong tubuh anak-istri kami.
-
Untuk Apa Memaafkanmu


